Banjir di Madiun, Jalan Menuju Tiga Desa Terkurung Bongkahan Lumpur dan Batu

Laporan Wartawan Surya, Sudarmawan

ber1ta.com, MADIUN – Banjir bandang dan tanah longsor yang melanda 3 desa di Lereng Gunung Wilis masih menyisahkan sejumlah masalah.

Masih ada puluhan warga yang terisolir lantaran jalan menuju rumah mereka tertutup bongkahan lumpur dan batu longsor di sejumlah titik.

Seperti diberitakan SURYA.co.id, banjir bandang dan tanah longsor yang menerjang Desa Segulung, Joho dan Mendak di Madiun itu menyebabkan 2 orang hilang. Seorang di antaranya berhasil ditemukan dalam kondisi tewas dan seorang lainnya belum ditemukan.

Tidak hanya itu, banjir bandang dan tanah longsor juga menyebabkan 35 rumah rusak, 17 di antaranya rusak berat.

Selain itu, banjir bandang menyebabkan 4 jembatan besar antardesa terputus total serta puluhan dam dan plengsengan Sungai Seprahu hancur diterjang banjir bandang.

Pantauan SURYA.co.id pada Sabtu (21/2/2015), jalan aspal menuju pemukiman penduduk itu masih tertutup bongkahan longsor setinggi mulai 3 meter hingga 15 meter sepanjang antara 10 sampai 30 meteran.

Kondisi ini seperti dialami 19 keluarga yang terdiri dari 55 jiwa di RT 05, RW 02, Dusun Morosowo, Desa Mendak yang berbatasan langsung dengan Desa Pupus, Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo.

Puluhan warga ini masih terisolir lantaran jalan menuju kampung mereka tertimbun longsor. Padahal, mereka membutuhkan pasokan makanan dan air bersih untuk minum dan memasak serta memerbaiki rumah mereka.

“Khusus di RT saya ada 3 rumah yang dalam kondisi rusak berat karena setengah rumahnya rusak diterjang longsor, yaitu rumah Lasmini, Lamiyun dan Parmun yang masih sekeluarga. Meski rumah saya rusak diterjang longsor tetapi tak separah ketiga rumah itu,” terang Ketua RT 05, RW 02, Dusun Morosowo, Desa Mendak, Muhammad Wahid, kepada SURYA.co.id, Sabtu. 

Banjir di Madiun, Jalan Menuju Tiga Desa Terkurung Bongkahan Lumpur dan Batu | Claudia | 4.5

Leave a Reply

Close
Please support the site
By clicking any of these buttons you help our site to get better