Fadli Zon Minta Pemerintah Kaji Wacana Hapuskan NJOP dan PBB

ber1ta.com, JAKARTA – Wakil Ketua DPR Fadli Zon angkat bicara terkait wacana penghapusan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) dalam penentuan harga jual tanah maupun bangunan dan Pajak Bumi Bangunan (PBB) menuai pro-kontra.

Fadli Zon meminta pemerintah mengkaji lebih dalam soal rencana reformulasi tersebut. Menurut, rencana Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional itu berpotensi menghilangkan pendapatan asli daerah dari sektor pajak.

“Kebijakan pemerintah seharusnya dengan proses kajian mendalam. Jangan seperti kartu-kartu kemarin, ini kan bukan kabinet coba-coba,” kata Fadli di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (9/2/2015).

Lebih lanjut, Fadli mengusulkan, pemerintah mengundang seluruh pemangku kebijakan yang memiliki kepentingan dengan rencana reformulasi NJOP dan PBB ini.

Pemerintah perlu memberikan penjabaran secara lengkap mengenai bagaimana implikasi atas penerapan kebijakan tersebut.

“Kita ingin tahu rencana utuhnya seperti apa. Dikaji dulu sampai matang baru diajukan, jangan seperempat atau setengah. Jangan sampai pajak ini dihapuskan, pajak yang lain dinaikkan,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, terobosan lain di masa 100 hari kerja MenteriATR/BPN Ferry Mursyidan mengusulkan agar pemerintah mereformulasi NJOP serta PBB, yang merupakan wujud memperkokoh kehadiran negara dalam masalah pertanahan.

“Reformulasi NJOP bertujuan memperjelas tentang pengendalian negara terhadap harga tanah dan mengurangi potensi spekulasi terhadap harga tanah dengan menerapkan Zona Nilai Tanah (ZNT) setiap tahun oleh pemerintah melalui Keputusan Presiden,” kata Ferry.

Fadli Zon Minta Pemerintah Kaji Wacana Hapuskan NJOP dan PBB | Claudia | 4.5

Leave a Reply

Close
Please support the site
By clicking any of these buttons you help our site to get better