Kemenperin: Peran Industri Manufaktur Naik Jadi 40 Persen

Kemenperin: Peran Industri Manufaktur Naik Jadi 40 Persen

ber1ta.com/JEPRIMA

Bupati Bogor, Nurhayati (dua dari kanan), Menteri Perindustrian Republik indonesia, Saleh Husein (tiga dari kanan) didampingi para direksi PT Indo Korsda saat berkeliling Pabrik Baru PT Indo Kordsa setelah peresmian di Citereup Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1/2015). Pabrik yang berkapasitas 18 kton untuk kain ban dan 14 kton untuk benang polyster ini diresmikan oleh Menteri Perindustrian Republik indonesia, Saleh Husein. ber1ta.com / JEPRIMA 

ber1ta.com,JAKARTA – Tuntutan ketersediaan infrastruktur untuk mendukung pertumbuhan nasional dijawab pemerintah dengan mendorong kesiapan industri manufaktur.

Kementerian Perindustrian mengungkapkan, industri manufaktur dalam negeri diharapkan mampu memasok bahan baku maupun memproduksi alat-alat yang dibutuhkan dalam proyek-proyek infrastruktur.

“Kontribusi industri manufaktur masih terbuka untuk diperbesar. Kemenperin optimistis peran industri dalam negeri bisa ditingkatkan dari 20 persen menjadi 40 persen,” kata Menteri Perindustrian Saleh Husin di Jakarta, Sabtu (21/2/2015).

Dalam bidang kelistrikan, dicontohkan, program 35 ribu MW merupakan salah satu potensi pasar yang baik untuk industri dalam negeri.

Dalam program 10 ribu MW tahap pertama, lanjutnya, ternyata kemampuan industri dalam negeri hanya mampu mensuplai  sekitar 20 persen dari total nilai proyek. Ke depan, diharapkan menjadi 40 persen.

Untuk itu, Menteri Saleh Husin mengungkapkan pemerintah memberi dukungan berupa  kebijakan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) dan dukungan pendanaan.

Selain dalam proyek pasokan 35 ribu MW, industri manufaktur juga siap memenuhi kebutuhan alat mesin pertanian.

Kemenperin: Peran Industri Manufaktur Naik Jadi 40 Persen | Claudia | 4.5

Leave a Reply

Close
Please support the site
By clicking any of these buttons you help our site to get better