Kirim Barang Pakai Drone, E-commerce China Tandingi Google & Amazon

Alibaba

Perusahaan jual beli online (e-commerce) China tidak mau ketinggalan dengan teknologi pengiriman barang yang sedang dikembangkan oleh Google dan Amazon. Alibaba, mulai mencoba metode serupa menggunakan pesawat nirawak atau drone.

Patut diketahui sebelumnya, baik Google dan Amazon juga memiliki teknologi yang sama di metode ini. Drone versi Amazon bertujuan untuk mempersingkat waktu pengiriman barang ke pembeli atau pemesan. Drone versi Google memiliki tujuan sedikit mulia.

Lewat “Project Wing,” Google hadirkan solusi antar barang via udara di wilayah yang sukar diakses kendaraan darat. Proyek tersebut telah dilakukan uji coba di Australia pada tahun lalu. Lantas, bagaimana drone versi Alibaba?

Mengutip laman CNN Indonesia, Alibaba telah melakukan uji coba sejak awal Februari 2015. Karena masih bersifat “coba-coba,” pengujian yang ada hanya diperuntukkan kepada pembeli yang berdomisili di sekitar Kota Beijing, Shanghai, dan Guangzhou.

Pesawat nirawak itu dilabeli dengan teks “Taobao.com” yang merupakan situs jual beli daring dibawah naungan Alibaba Group. Drone tersebut bisa membawa paket dengan bobot maksimal 0,34 kilogram dan memiliki waktu tempuh rata-rata satu jam. Dengan demikian, setelah pembeli “klak klik” transaksi online, kira-kira satu jam kemudian barang sudah bisa diterima.

Amazon sedianya telah melakukan uji coba drone sejak Desember 2013. Namun, metode ini urung terealisasi sebab terbentur regulator setempat. Jack Ma, CEO Alibaba menargetkan pada tahun 2025 nanti ada dua miliar pelanggan yang tergabung di e-commerce naungannya. Untuk itu ia mengadopsi sejumlah teknologi Amazon guna mencapai tujuan tersebut.

Kirim Barang Pakai Drone, E-commerce China Tandingi Google & Amazon | Claudia | 4.5

Leave a Reply

Close
Please support the site
By clicking any of these buttons you help our site to get better