Kisruh Peradi, Hingga Terjadi Kudeta Kepengurusan

ber1ta.com, JAKARTA — Kandidat Ketua Umum Peradi Frederik Yunadi menilai telah terjadi kudeta kepengurusan DPN Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) yang dilakukan oleh Juniver Girsang dan Hasanudin Nasution.

Pasalnya, hingga saat ini belum ada keputusan Munas yang mengangkat mereka menjadi Ketua Umum dan Sekjen Perhimpunan Advokat Indonesia.

“Juniver dan Hasanudin telah kudeta, memproklamirkan diri seolah olah telah terpilih sebagai Ketua umum dan Sekjen Peradi, perbuatan inkonstitusional dan melawan hukum,tidak sah dan Kini sedang diusut oleh yang berwajib atas pencemaran nama baik dan pendustaan yang sedang di proses,” tegasnya kepada wartawan.

Menurutnya pemilihan Ketua Umum Peradi baru akan dilaksanakan kembali pada munas yang akan diadakan di Pekanbaru pertengahan Juni mendatang. Untuk itu, semua calon harus menaati aturan organisasi dan bertarung di munas tersebut.

“Sebagai calon Ketum, Saya tetap tunduk pada konstitusi Peradi, yang sah masih pimpinan Otto Hasibuan, munas lanjutan akan diadakan pada tgl 12-14 Juni 2015,” tambahnya.

Frederik juga menilai langkah karetaker yang diambil oleh sejumlah pengurus DPN Peradi sebagai langkah inkonstitusional. Hal itu seharusnya tidak dilakukan seorang advokat yang mengerti mengenai hukum dan aturan organisasi yang mereka bentuk sendiri.

“Pihak yang mengklaim dirinya sebagai caretaker, Luhut Pangaribuan, Hambrey, Leonard, Sugen adalah inkonstitusional, mereka semuanya tidak layak mengaku lagi sebagai advokat,” tegas Frederik.

Kisruh Peradi, Hingga Terjadi Kudeta Kepengurusan | Claudia | 4.5

Leave a Reply

Close
Please support the site
By clicking any of these buttons you help our site to get better