Korban fans Chelsea rasis di Paris melapor ke polisi

Seorang pria meminta aparat menghukum sejumlah pendukung Chelsea yang mendorongnya ke luar dari kereta bawah tanah Kota Paris dan menyanyikan lagu berlirik rasis.

Pria bernama Souleymane S itu mengaku tergerak untuk melapor ke polisi setelah menyaksikan rekaman video ketika dia didorong ke luar kereta sebanyak dua kali. Dalam rekaman tersebut, para pelaku menyanyikan lirik, ‘Kami rasis, kami rasis, dan begitulah yang kami sukai’.

Rekaman itu diperoleh harian Inggris the Guardian dari seorang ekspatriat asal Inggris bernama Paul Nolan yang merekamnya di peron menggunakan kamera ponsel.

Ketika kejadian berlangsung, Souleymane yang merupakan keturunan Mauritania dan dilahirkan di Paris, tidak tahu apa yang diucapkan orang-orang yang mendorongnya. Namun, dia tahu bahwa dia diperlakukan demikian karena warna kulitnya.

“Orang-orang ini, para fans dari Inggris ini, harus ditemukan dan dihukum. Mereka mesti dipenjara,” katanya kepada harian Prancis, Le Parisien.

Orang-orang yang mendorong Souleymane menyanyikan lagu berlirik rasis dan Chelsea.

Sedemikian populernya video itu di dunia maya, Perdana Menteri Inggris David Cameron sampai angkat bicara. Dia menyatakan tingkah laku para pelaku pendorongan di kereta bawah tanah Kota Paris sangat mengkhawatirkan.

“Jelas tindakan itu berpotensi melanggar hukum dan saya yakin Kepolisian Prancis akan menyelidiki dengan sangat serius,” ujar Cameron.

Korban fans Chelsea rasis di Paris melapor ke polisi | Claudia | 4.5

Leave a Reply

Close
Please support the site
By clicking any of these buttons you help our site to get better