Pengacara: Mandra Dikorbankan

Pengacara: Mandra Dikorbankan

Warta Kota

Mandra didampingi kuasa hukumnya Sonie Sudarsono terlihat meneteskan air mata saat jumpa pers di rumahnya di Jalan Radar Auri, Gang H Anang, RT 5/11, Mekarsari, Cimanggis, Depok, Rabu (11/2/2015). 

ber1ta.com, JAKARTA – Komedian Mandra Naih alias Mandra (49 tahun) diduga sebagai korban dari sejumlah orang yang tidak bertanggung jawab untuk mengeruk keuntungan.

Mandra selaku Direktur PT Viandra Production mendapatkan empat paket proyek Program Siap Siar pada Stasiun TVRI pada tahun anggaran 2012. Dia mendapatkan proyek itu diduga tanpa melalui tender.

Dia mendapatkan uang Rp 1,6 miliar dari total tender senilai Rp 47 miliar. Itu membuatnya ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung. Penetapan itu ditetapkan setelah ada surat perintah penyidikan dengan nomor: Print-04/F.2/Fd.1/02/2015, tanggal 10 Februari 2015.

“Dalam proses ini PT Viandra Production diperalat oleh pihak yang tidak bertanggung jawab untu mengeruk keuntungan. Lebih tepatnya lagi, Mandra dikoorbankan untuk sesuatu yang dia sendiri tidak tahu prosesnya seperti apa,” tutur Sonnie Sudarsono, kuasa hukum Mandra ditemui di Gedung Bundar Jaksa Agung Muda Pidana Khusus, Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (25/2/2015).

Menurut Sonnie, Mandra pada Rabu ini dipanggil sebagai saksi untuk dua orang tersangka lainnya, yaitu Iwan Chermawan selaku Direktur PT Media Art Image dan Yulkasmir selaku pejabat pembuat komitmen di TVRI.

Dia menjelaskan, salah satu pemeran dalam sinetron Si Doel Anak Sekolahan itu menjawab 44 pertanyaan yang ditanyakan penyidik. Kliennya tersebut menjawab sepengetahuan dirinya bagaimana proses pengadaan proyek Program Siap Siar pada Stasiun TVRI pada tahun anggaran 2012 itu.

Mandra menjalani pengecekan keaslian tanda tangan. Pihak Kejaksaan Agung mengeluarkan sekitar 30 dokumen terkait lelang tender program tersebut. Ternyata dari dokumen-dokumen itu diketahui tanda tangan Mandra dipalsukan.

Pengacara: Mandra Dikorbankan | Claudia | 4.5

Leave a Reply