Pengacara yang Menipu WNA Inggris Ditempatkan di Sel Khusus

ber1ta.com.DENPASAR – Pengacara kondang Rizaldy D Watruty yang tersangkut kasus penggelapan tanah milik seorang warga Inggris telah menghuni Blok J Lapas Kerobokan Denpasar. Meski sudah menyandang status sebagai Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Rizaldy tidak langsung dibaurkan dengan WBP yang lain. Ia masih ditempatkan dalam sel khusus.

“Siapapun yang masuk pertama akan dikhususkan dulu tempatnya. Ia masuk dalam masa pengenalan lingkungan,” ujar Kalapas Kerobokan, Sudjonggo. Menurutnya masa admisi orientasi tersebut diberikan kepada setiap napi rata-rata selama 7 hari.

Meski setiap napi tidak sama waktu dan proses pengenalan lingkungannya, namun menurut Sudjonggo, Rizaldy yang seorang lawyer diperkirakan akan cepat adaptasinya. Namun akan dilihat lagi bagaimana perkembangannya ke depan.

Seperti diketahui, Rizaldy akhirnya dijebloskan ke penjara setelah dirinya ditetapkan MA bersalah atas kasus penjualan tanah dan harus dipenjara selama 3 tahun. Pada Jumat (6/2) Kejaksaan Negeri Denpasar membawanya ke Lapas Kerobokan Denpasar.

Dalam perkaranya, pengacara yang saat ini mengaku beracara di Jakarta ini seharusnya tidak sendirian, namun bersama rekannya yang bernama Jeanette Machura alias Gina. Namun menurut Rizaldy, Gina kini sedang berada di Thailand dan akan menjalani operasi perut sehingga tidak bisa ikut ke Indonesia khususnya ke Bali untuk menjalani hukuman.

“Gina masih di Thailand. Saya pikir kelamaan kalau nunggu dia untuk bersama-sama mengajukan PK. Karena proses hukum jalan terus dan saya harus ajukan PK. Akhirnya saya sekarang ajukan sendiri,” ujar Rizaldy usai menjalani administrasi di bagian Pidana Umum Kejari Denpasar.

Ia mengaku bahwa kejaksaan mendatanginya dan memberitahukan ada eksekusi saat dirinya berniat mengajukan PK. Akhirnya ia menyanggupi karena merasa sebagai orang hukum yang harus patuh prosedur hukum.

Ia bercerita bahwa setelah putusan pengadilan negeri menyatakan dirinya bebas, 3 bulan setelahnya dia pindah ke Jakarta. Sedangkan kemarin, di Kejari Denpasar dirinya mengaku sudah ajukan memori PK. Ia juga berujar bahwa dirinya mengajukan novum baru. Namun novum yang ia maksudkan ternyata ia akui sudah pernah diajukan ke pengadilan sebagai alat bukti. Alat bukti itu ternyata tidak dipertimbangkan di dalam putusan kasasi sehingga dirinya mengajukan bukti itu lagi. “Bagi saya tidak ada masalah saya menjalani.

Kasi Pidum Kejari Denpasar, I Wayan Wiradarma membenarkan perihal adanya penahanan bagi Rizaldy, meski putusan kasasi sudah turun beberapa waktu lalu dan Rizaldy tidak langsung menyerahkan diri, namun Wiradarma menjelaskan bahwa Rizaldy tidak sampai masuk DPO. (*)

Pengacara yang Menipu WNA Inggris Ditempatkan di Sel Khusus | Claudia | 4.5

Leave a Reply

Close
Please support the site
By clicking any of these buttons you help our site to get better