Pengakuan PSK: Kami Tidak Ada Pekerjaan Pak Majelis Hakim

Pengakuan PSK: Kami Tidak Ada Pekerjaan Pak Majelis Hakim

banjarmasinpost.co.id/burhani yunus

Sidang tindak pidana ringan di PN Banjarmasin itu, Irianti dan Juli Cs, wanita tuna susila yang sering berkeliaran di Kota Banjarmasin tersebut oleh majelis hakim dinilai bersalah melanggar pasal 1 ayat 8 tentang gelandangan, pengemis dan tuna susila. 

ber1ta.com – Enam Pekerja Seks Komersial, seorang waria, dan penjual miras yang terjaring razia penyakit masyarakat di kawasan Pasar Sudimampir, Jalan Jendral Sudirman dan Karaoke Happy Puppy Banjarmasin, Senin (9/2/2015) dini hari, mengaku melakukan pekerjaan mereka karena faktor ekonomi.

“Saya berbuat seperti ini karena faktor ekonomi. Saya yang jadi tulang punggung keluarga setelah saya bercerai dengan suami saya,” kata Wanti salah satu PSK di hadapan hakim Pengadilan Negeri Banjarmasin Gatot Sarwadi SH

Alasan yang sama juga disampaikan rekan PSK lainnya.

“Kami tidak ada pekerjaan pak majelis hakim. Sekarang cari pekerjaan susah,” Kata Joko (27) penjual miras.

Pengakuan PSK: Kami Tidak Ada Pekerjaan Pak Majelis Hakim | Claudia | 4.5

Leave a Reply

Close
Please support the site
By clicking any of these buttons you help our site to get better