PNS DKI Jakarta yang Jadi Tersangka Kasus Hukum Masih Terima Gaji

udar pristono

Sekalipun sudah menjadi tersangka, pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang menjadi tersangka kasus hukum masih mendapatkan gaji. Mereka masih menerima gaji pokok dan tunjangan istri. Namun ada pemotongan gaji di luar kedua unsur gaji tersebut. Termasuk, transfer gaji masih diterima oleh tersangka pengadaan bus TransJakarta, Udar Pristono, yang saat masih bekerja menjabat sebagai Kepala Dinas Perhubungan DKI.

“Masih (dapat gaji). Coba cek ke istri mereka, dapat gaji berapa, pokoknya mereka masih mendapat gaji pokok dan tunjangan istri yang melekat. Kalau tunjangan kinerja daerah (TKD) enggak dapat,” kata Saefullah,Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Saefullah, seperti dikutip Okezone.

Saefullah menjelaskan, baik Udar atau tersangka lain yang belum mendapatkan putusan hukum tetap (inkrah), masih memperolah gaji. Jika vonis sudah dijatuhkan dan mesti mendekam di penjara, gaji ini dihentikan dan termasuk dipecat.

“Kalau sudah ada vonis, putus seharipun, mereka (para tersangka) sudah diberhentikan dari PNS. Sekarang mereka masih PNS dan gajinya beda-beda yang didapat tergantung golongannya, Pak Pristono itu kalau tidak salah golongan IV-B dan gaji yang dapat sekitar Rp 6 sampai 7 juta,” tutur Saefullah.

Di lingkungan Pemprov DKI ada banyak PNS yang terlibat dengan kasus hukum pidana. Selain Udar, beberapa di antaranya adalah mantan Sekretaris Dishub DKI Dradjat Adhyaksa, mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum DKI Ery Basworo, mantan Kepala Dinas Kebersihan DKI Eko Bharuna, hingga mantan Kepala Seksi Sarana Prasarana Unit Pengelola (UP) Angkutan Perairan dan Kepelabuhan Dishub DKI Kamaru Zaman Budyanto

PNS DKI Jakarta yang Jadi Tersangka Kasus Hukum Masih Terima Gaji | Claudia | 4.5

Leave a Reply

Close
Please support the site
By clicking any of these buttons you help our site to get better