Rebutan Tanah Warisan, Kakak Celurit Adik hingga Luka-luka

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Gede Jaka Santosha

ber1ta.com, BALI – Lantaran berebut tanah warisan, kakak dan adik yang ada di Banjar Pangkung Tanah Kangin, Desa Melaya, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana terlibat perselisihan.

Bahkan, perselisihan antar I Nengah Sulendra (60) dengan adik kandungnya yakni Nyoman Mudayana (59) yang sudah terjadi cukup lama, harus berujung pada perkelahian yang mengakibatkan Mudayana mengalami luka robek pada pahanya lantaran disabit oleh kakaknya sendiri.

Berdasarkan informasi di Mapolsek Melaya, Rabu (25/2/2015), perselisihan antar keluarga yang dilatarbelakangi oleh warisan ini, sudah berlangsung semenjak lama dan sempat mengerucut pada Januari 2015 lalu.

Saat itu, Mudayana yang berdomisili di Kota Surabaya pulang ke kampungnya dan berselisih dengan Sulendra yang kini tinggal berdua dengan ayah mereka di Banjar Pangkung Tanah Kangin, Desa Melaya.

Saat perselisihan merebutkan tanah warisan tersebut, keduanya sempat terlibat kontak fisik yang berujung dipukulnya mulut Sulendra hingga giginya rontok oleh adiknya, Mudayana.

Namun, permasalahan tersebut sudah selesai lantaran dilerai oleh kakaknya juga yang merupakan mantan anggota DPRD Kabupaten Jembrana, Wayan Ardana.

Rebutan Tanah Warisan, Kakak Celurit Adik hingga Luka-luka | Claudia | 4.5

Leave a Reply