Totok Babak Belur Dihakimi Warga karena Curi Sajadah di Masjid

ber1ta.com, MATARAM – Pria berinisial AP (45) alias Totok, warga Semarang, Jawa Tengah, babak belur dihakimi warga karena diduga mencuri sajadah dan sarung di Masjid Al- Iman, Abian Tubuh, Cakranegara, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Senin (9/2/2015).

Kepala Kepolisian Sektor Cakranegara Kompol I Gusti Putu Suwarnaya mengatakan, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 08.15 Wita di sebuah masjid di Abian Tubuh, Kota Mataram.

“Benar polisi telah mengamankan seseorang berinisial AP (45) karena diduga telah melakukan pencurian di dalam masjid Al Iman,” kata Suwarnaya, Senin (9/2/2015).

Menurut Suwarnaya, perbuatan pelaku pertama kali diketahui warga dari rekaman kamera tersembunyi atau CCTV yang berada di dalam masjid tersebut. Dalam rekaman tersebut, pelaku terlihat mengambil beberapa sajadah dan sarung yang ada di dalam masjid. Saat pelaku keluar dari masjid, beberapa warga yang telah curiga dengan gerak-gerik pelaku langsung mengejar dan menghakimi pelaku hingga babak belur. Sepeda motor jenis Mio yang dikendarai pelaku pun tak luput dari amukan warga.

“Menurut informasi dari warga setempat, masjid tersebut kerap kehilangan kotak amal. Warga pun berinisiatif memasang CCTV,” kata Suwarnaya.

Totok lalu diamankan oleh petugas kepolisian dan dilarikan ke Puskesmas Sweta. Namun karena menderita luka yang cukup serius di bagian kepala dan wajah, Totok dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara, Mataram untuk mendapatkan perawatan intensif.

Dari tangan pelaku, polisi menyita sebuah tas hitam berisi empat buah sajadah, lima buah sarung, dua buah dompet kosong, serta satu buah sepeda motor dengan DR 5278 SS yang diduga merupakan sepeda motor pelaku.

“Belum kita mintai keterangan karena pelaku belum bisa bicara sempurna,” kata Suwarnaya.(Kontributor Mataram, Karnia Septia)

Totok Babak Belur Dihakimi Warga karena Curi Sajadah di Masjid | Claudia | 4.5

Leave a Reply

Close
Please support the site
By clicking any of these buttons you help our site to get better