Twitter Menarik Biaya untuk Akun Terverifikasi?

Twitter

Twitter dikabarkan menarik biaya bagi mereka yang menginginkan akunnya tercentang “biru” verifikasi. Demikian laporan Mashable yang dikutip Minggu (8/2). Dari sebuah informasi investor teknologi Jason Calacanis yang tampil di acara CNBC Halftime Report pada Jumat (6/2) lalu, user berkesempatan untuk menerima tanda terverifikasi namun tidak gratis.

“1 dollar setahun atau sesuatu seperti itu,” kata Calacanis.

Tanda terverifikasi tidak sembarangan disematkan Twitter ke pengguna. Mereka yang tercentang “biru” rata-rata adalah orang tenar. Verified account disematkan sebagai pertanda jika user yang bersangkutan adalah pemilik akun tersebut. Ini dilakukan untuk mencegah aksi penipuan.

Centang “biru” dijumpai di sejumlah akun di berbagai kategori seperti musik, jurnalis, politisi, aktor, dan lain sebagainya. Presiden Jokowi juga tersemat tanda itu meski kemudian menurut Sekretaris Kabinet akun tersebut bukanlah akun presiden.

Twitter menjelaskan di situsnya jika akun yang telah diverifikasi dimaksudkan untuk menegaskan keaslian identitas profil yang bersangkutan. Entah itu pribadi, brand, perusahaan, atau organisasi. Twitter juga tidak menerima permintaan verifikasi dari penggunanya dan mereka memutuskan sendiri siapa yang berhak menerima itu.

Sementara penjelasan Calacanis, dengan verifikasi berbayar maka bisa menjadi sumber pendapatan lain bagi situs tersebut. Twitter memiliki sumur pendapatan yang didominasi iklan dan baru-baru ini menandatangani kesepakatan dengan Google, Flipboard, dan Yahoo! Jepang.

Namun, untuk pemasukan dari verifikasi berbayar hal ini dinilai tidak terlalu mengalirkan pendapatan yang signifikan. Situs Mashable mencoba mengonfirmasi ke Twitter namun perusahaan urung menjawab.

Twitter Menarik Biaya untuk Akun Terverifikasi? | Claudia | 4.5

Leave a Reply

Close
Please support the site
By clicking any of these buttons you help our site to get better